Comments Off

Alih Status IAIN, RI Pinjam Rp 385 M

Ist


MATARAM, Inspirasi Bangsa (15/3)— Pemerintah RI meminjam dana Rp 385 miliar pada Islamic Develompemnt Bank (IDB) atau Bank Pembangunan Islam untuk membangun 12 gedung baru IAIN Mataram. Pembangunan itu sebagai prasyarat alih status IAIN Mataram menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Alih status itu dijadwalkan pertengahan 2014.
Pemerintah RI akan menandatangani kerjasama pinjaman itu dengan IDB di Jeddah, Arab Saudi, April mendatang. Belum diketahui bentuk pinjaman ini apakah pinjaman lunak, pinjaman jangka panjang atau pinjaman kategori lain.
Rencana pembangunan 12 gedung IAIN Mataram dengan pinjaman IDB itu dilaporkan Rektor IAIN Mataram, Nashuddin pada Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi yang menghadiri Kuliah Umum di Fakultas Tarbiyah IAIN Mataram, kemarin.
“Insya Allah pada April ini Pemerintah RI akan menandatangani kerjasama pinjaman dana. Sebanyak Rp 385 miliar dana pinjaman itu akan digunakan untuk membangun 12 kampus IAIN Mataram, yang dimulai tahun ini,” kata Nashuddin.
Dia mengatakan, untuk alih status menjadi UIN, IAIN Mataram memang harus melengkapi prasyarat sarana dan prasarana minimal untuk sebuah universitas negeri. Pekan lalu, Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar saat berkunjung ke IAIN Mataram telah mengungkapkan rencana alih status itu.
Selain harus melengkapi sarana gedung dan sarana belajar, IAIN Mataram juga kata Nashuddin harus melengkapi ketersediaan tenaga pengajar dengan kualifikasi pendidikan doktoral.
Saat ini kata dia, IAIN Mataram baru memiliki 30 tenaga pengajar dengan kualifikasi pendidikan doktoral. Namun, sebanyak 60 tenaga pengajar lain tengah menuntaskan program pendidikan doktoral mereka.
“Akhir tahun 2013, IAIN Mataram sudah memiliki 90 orang dosen dengan kualifikasi pendidikan doktoral. Ini sudah lebih dari cukup untuk memenuhi syarat minimal alih status menjadi UIN,” katanya.
Jika tak ada aral melintang, alih status IAIN Mataram menjadi UIN kata dia akan dimulai pertengahan tahun 2014. “Kami mohon dukungan Pak Gubernur agar rencana ini terwujud tepat waktu,” kata Nashuddin.
Sementara itu, gubernur mendukung penuh alih status IAIN Mataram menjadi UIN. Dalam kuliah umumnya, gubernur menegaskan, pendidikan adalah satu cara terbaik untuk menghasilkan generasi terbaik di daerah ini.
Pendidikan yang kental dengan nuansa Islam kata gubernur, haruslah menghasilkan rasa takut pada Allah SWT. “Semakin rajin mahasiswa membaca, maka semakin rajin pula untuk menjalankan salat. Makin rajin berdiskusi, maka semakin rajin bangun untuk salat malam,” katanya.
Di sela kuliah umum, gubernur juga menyempatkan diri berdialog dengan para mahasiswa. Dialog terkait dengan pendidikan Islam, dan bagimana memadukan posisi sebagai pendidik dan sebagai pemimpin. (ras)

Filed in: Bali & NT, Daerah Tags: 

Get Update

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

© 2014 Inspirasi Bangsa. All rights reserved.