Comments Off

Bandara Sekongkang Bukan Usulan Provinsi

Bandara (Ist)


TALIWANG, Inspirasi Bangsa (3/6)— Bandara Sekongkang yang saat ini tengah diupayakan segera beroperasi oleh Pemda KSB, ternyata tidak masuk dalam usulan pemerintah provinsi (Pemrov) NTB ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI sejak tahun 2012 lalu.
Sebaliknya, Pemrov NTB melalui surat yang ditandatangani Gubernur NTB TGB Zainul Majdi MA, mengusulkan perluasan Bandara Brang Biji dan membangun kembali Bandara Perintis Lunyuk, Kabupaten Sumbawa.
Surat dengan nomor 550/180/Dishubkominfo Provinsi NTB tertanggal 9 April 2012 itu, berisian usulan pengembangan Bandara Brang Biji yang kini diubah menjadi Sultan Kaharuddin serta pengoperasian kembali Bandara Perintis Kecamatan Lunyuk.
Dalam surat tersebut gubernur berharap, pembangunan dan pengoperasian dua bandara tersebut masuk dalam pembahasan Anggaran Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2012 lalu.
“Alasan gubernur sederhana, yakni untuk mendukung visit Lombok Sumbawa dan tingginya mobilitas orang, barang, dan jasa Newmont, di Dodo Rinti,” kata Kepala UPTD Bandara Sekongkang, Sumbawa Barat Edy Sofyan Gole, Minggu.
Surat itu tambah Edy, semakin menegaskan, pemerintah provinsi menghendaki percepatan pembangunan Bandara Sultan Kaharuddin dan Bandara Perintis Lunyuk bukan Bandara Sekongkang yang saat ini sedang dikerjakan.
Edy juga menyebut, dalam surat yang sama gubernur mengajukan anggaran cukup besar yakni, Rp 37,105 miliar. Anggaran itu akan digunakan untuk penambahan panjang runway (landasan pacu) Bandara Sultan Kaharuddin yang dahulu hanya sepanjang 1450 meter menjadi 2000 meter.
Selain Bandara Sultan Kaharuddin, Bandara Perintis Lunyuk juga usulan anggarannya diajukan sebesar Rp 27,816 juta.
“Saat ini Pemerintah Sumbawa Barat tengah berupaya sekuat tenaga segera membangun dan mengoperasikan Bandara Sekongkang. Bandara ini berdasarkan studi, sangat dibutuhkan untuk pengembangan ekonomi Pulau Sumbawa khususnya di wilayah barat,” terangnya.
Daya dukung tersedianya seluruh akomodasi pariwisata, baik hotel, restaurant serta banyaknya potensi wisata laut dan kepulauan, menjadikan Sumbawa Barat sebagai daerah yang patut dikembankan.
“Memang pascatambang pemerintah menggenjot sektor pariwisata. Industri baru di bidang pariwisata dan bisnis menjadikan Sumbawa Barat layak memiliki bandara,” terangnya.
Sayang, keinginan Pemerintah Sumbawa Barat untuk memiliki bandara umum sendiri tidak banyak didukung pemerintah provinsi. Surat ini membuktikan, sesuai rencana stretegis , gubernur lebih memrioritaskan membangun kembali Bandara Perintis Lunyuk, ketimbang Sekongkang. (ras)

Filed in: Bali & NT, Daerah Tags: 

Get Update

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

© 5178 Inspirasi Bangsa. All rights reserved.