Comments Off

BRI Bantu Masyarakat Buat Pakan Ternak

Logo BRI (Ist)


KUPANG, Inspirasi Bangsa (30/5)— Program Coorporate Service Responsibility (CSR) Bank BRI tahun 2013, lebih difokuskan untuk masyarakat pedesaan, seperti melakukan pendampingan dalam hal pembuatan pakan ternak.
Kepala Cabang BRI Kupang, Fransiscus Estono Adi mengatakan hal ini kepada wartawan di Kupang, Rabu (29/5)
Salah satu yang dikembangkan saat ini, kata Estono Adi, yakni membuat satu program kerja sosialisasi pembuatan pakan ternak untuk masyarakat pedesaan, saat ini sedang dilakukan survei untuk lokasinya. Menurut Estono Adi, bila lokasi sudah ditentukan, disana akan dilakukan pembinaan.
“Pembinaan ini juga melibatkan pemda setempat, para petani dan peternak, dan nanti materinya akan dibawakan langsung oleh nara sumber yang memang pakar dibidang pakan ternak, seperti dosen,” kata Estono Adi.
Dalam hal pendampingan, ungkap Estono Adi, BRI bukan hanya sekedar mensosialisasikan, tapi juga mendatangkan mesin pembuat pakannya, yang pada akhirnya nanti mesin tersebut akan dihibahkan ke kelompok masyarakat setempat.
“Ini juga termasuk program CSR BRI, jadi kami akan banyak masuk ke masyarakat di pedesaan. Ini awal yang baik, bagaimana namanya NTT, khususnya Timor sebagai gudang ternak atau pengekspor sapi terbesar di Indonesia,” kata Estono Adi.
Walaupun NTT dikenal sebagai gudang ternak, tandas Estono Adi, tapi pihaknya tidak pernah melihat sapi-sapi dikirim bertruk-truk keluar NTT.
“Saya ingin hasil dari pendampingan BRI nanti, sapi-sapi bertebaran di lapangan, dan diekspor keluar NTT,” papar Estono Adi.
Keinginan tersebut bisa terwujud, lanjut Estono Adi, berkaitan sekali dengan ketersediaan pakan ternak, hal ini juga seiring dengan kebijaksanaan pemerintah setempat.
“Kami juga akan libatkan para pengusaha. Karena komposisi nasabah BRI 80 persen nya adalah UMKM dan 20 persen adalah pengusaha. Pakan ternaknya diproses sampai jadi, sehingga akan ditambah konsentratnya, cara menyajikan, jadi bukan hanya teori. Mesinnya saya datangkan juga ke lokasi untuk praktek dan dihibahkan kepada masyarakat,” katanya lagi.
Diakui Estono Adi, untuk sementara dana yang tersedia masih relatif kecil yakni sekitar 25 juta, karena ini baru bergerak awal, jadi masih dalam taraf uji coba. “Lokasinya masih survey, program sudah disetujui BRI pusat, jadi tinggal jalan,” tandasnya. (AD)

Filed in: Bali & NT, Daerah Tags: 

Get Update

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

© 2014 Inspirasi Bangsa. All rights reserved.