Comments Off

Harga Cabe Rawit Merah Turun

cabeCIMAHI, Inspirasi Bangsa (29/8)-Harga cabe rawit merah di sejumlah pasar di Kota Cimahi turun hingga 40%. Harga cabe rawit merah yang sempat melambung pada bulan Ramadhan hingga mencapai Rp 110.000 per kilogram, kini dijual oleh para pedagang dengan harga Rp 60.000 perkilogram.

“Selain harga cabe rawit merah yang turun, harga bumbu dapur lainnya pun turun. Harga bawang merah yang pada waktu bulan Ramadhan mencapai Rp 60.000 perkilogram, kini Rp 40.000 perkilogram,” kata Warman, pedagang cabe dan bumbu dapur lainnya di Pasar Cimindi, Kota Cimahi.

Yang paling drastis turunnya, jelas Warman, adalah harga bawang putih. Pada bulan Ramadhan lalu, harganya mencapai Rp 80.000 per kilogram, kini dijual Rp 12.000 saja per kilogram.

Sementara itu, tahu dan tempe di Wilayah Bandung kulon dan Cimahi Selatan sejak Hari Minggu (25/8) menghilang dari pasaran. Menurut sejumlah pedagang sayur yang biasa keliling di Kompleks Pharmindo, mereka tidak mendapatkan tempat dan tahu di pasar tempat mereka belanja.

“Katanya, para produsen tahu dan tempe menghentikan produksi untuk menghindari kerugian,” kata Yahya, pedagang sayur yang biasa menjajakan dagangannya di Kompleks Perumahan Pharmindo, Kelurahan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun jabarprov.go.id, kini harga bahan baku temped an tahu yaitu kacang kedelai harganya sedang melambung menyusul menguatnya nilai mata uang dolar Amerika terhadap rupiah yang mencapai Rp 11.000 per dolar.

“Katanya sih para produsen tempe dan tahu akan kembali menjajalankan usahanya kembali hari Rabu (27/8). Mereka menghentikan produksinya sebagai bentuk protes terhadap tingginya harga kacang kedelai,” tambah Yahya. (Dud’s)

Filed in: Daerah, Jawa, Jawa Barat, Perekebunan, Sektor riil Tags: 

Get Update

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

© 3350 Inspirasi Bangsa. All rights reserved.