Comments Off

Kemenhub Benahi Pelabuhan Tobelo

Pelabuhan Tobelo (Ist)


TERNATE, Inspirasi Bangsa (8/5)— Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membenahi pelabuhan Tobelo di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut) untuk mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai.
“Kemenhub akan mengalokasikan anggaran melalui APBN sebesar Rp200 miliar untuk membenahi Pelabuhan Tobelo,” kata Kepala Dinas Perhubungan Telekomunikasi dan Informasi Malut, Thaufik Madjid di Ternate, Selasa (7/5).
Pelabuhan Tobelo merupakan satu-satunya pintu jalur laut yang menghubungkan Pulau Halmahera dengan Pulau Morotai, sehingga peran pelabuhan ini sangat penting untuk mendistribukan bahan baku bagi industri di KEK Morotai yang dipasok dari daratan Halmahera.
Ia mengatakan, pembenahan pelabuhan Tobelo tersebut juga diharapkan dapat mendorong meluasnya dampak dari keberadaan KEK Morotai ke wilayah Tobelo dan daerah lainnya di Halut mengingat jarak antara Morotai dengan Tobelo sangat dekat.
Disisi lain, pembenahan Pelabuhan Tobelo tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan perannya sebagai pelabuhan antar-pulau, khususnya menghubungkan dengan daerah di luar Malut, seperti Bitung dan Manado di Sulawesi Utara.
“Bahkan diharapkan dalam jangka panjang Pelabuhan Tobelo bisa menjadi pelabuhan ekspor bagi pengusaha yang berada di daratan Halmahera ketika akan memasarkan produknya ke luar negeri,” kata Thaufik Madjid.
Sejumlah pengusaha belakangan ini sudah mencoba memanfaatkan Pelabuhan Tobelo untuk mengirim kopra dan konsentrat (hasil pengolahan kelapa) ke Philipina namun masih dalam jumlah terbatas karena pelabuhan itu belum bisa disandari kapal berukuran besar.
Thaufik Madjid menambahkan, Kemenhub juga akan membangun pelabuhan antar-benua di wilayah Wayabulah, Morotai untuk memudahkan bagi para pengusaha yang membangun industri di KEK Morotai dalam mengekspor produknya ke berbagai benua.
KEK Morotai yang ditetapkan oleh pemerintah sejak 2012 akan difokuskan pada pengembangan industri kelautan dan perikanan dengan total investasi sekitar Rp30 triliun lebih, sebagian besar di antaranya dari pihak swasta.(BUSAN)

Filed in: Bali & NT, Daerah Tags: 

Get Update

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

© 4212 Inspirasi Bangsa. All rights reserved.