Comments Off

Lahan Pertanian Padi di Binjai Utara Gagal Panen

Lahan Pertanian

Lahan Pertanian


BINJAI, Inspirasi Bangsa (26/8)— Ratusan hektar lahan pertanian tanaman padi di kecamatan Binjai Utara, Khususnya di Kelurahan Cengkeh Turi gagal panen akibat kurangnya curah ujan yang pada belakangan ini di akibatkan musim kemarau berkepanjangan, akibat kurangnya kurang 400 Hektar tanaman merugi dan di rasakan oleh 800 KK.
Gagal panen tersebut tak lepas dari perhatian oleh Walikota Binjai yang tidak menepati janji akan membantu masyarakat petani dalam merealisasikan pembuatn irigasi dengan pompa air tenaga surya di areal persawahan petani di Kel Cengkeh turi, padahal jauh sebelum nya Kelompok Pertanian di Kelurahan Cengkeh Turi dari perhimpunan kelompok tani sawah (PKTS) telah mengajukan promohonan bantuan melalui provosal kedinas pertanian Kota Binjai, dan bahkan Walikota Binjai H.M.Idaham,SH,MSi sendiri telah mengetahui dan bahkan berjanji akan segera membantu dan merealisasi bantuan tersebut ketika melakukan kunjungan ke areal persawahan masyarakat petani Kelurahan Cengkeh turi sekitar bulan Maret 2013 lalu.
Dari janji yang di humbarkan oleh Walikota Binjai akirnya membuat masyarakat petani kecewa yang di nilai tidak mampu memperdayakan masyarakat dalam peningkatan pemberdayaan swadya beras, padal areal persawahal terluas di Kota Binjai terdapat di Wilayah Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara yang konon mayoritas masyarakat nya mata pencahrian nya sebagai petani sawah dalam membutuhhi perekonomian keluarga.
Kekecewaan tersebut di ungkapkan oleh Anto salah seorang dari kelompok Perhimpunan Kelompok Tani Sawah (PKTS) Kelurahan Cengkeh Turi kepada Medan Pos kemarin mengatakan ,”Kita kecewa dengan Walikota Binjai H.M.Idaham,SH,M.Si yang jauh sebelum nya telah berjanji akan membantu masyarakat petani di Kelurahan Cengkeh Turi kecamatan Binjai Utara dalam membantu pembangunan irigasi ke areal-areal pertanian.
Janji yang di ungkapkan oleh Walikota Binjai itu sekira bulan Maret lalu saat melakukan kunjungan di areal persawahan petani Cengkeh Turi yang juga di dampingi oleh Lurah Margono, saat itu H.M Idaham,SH,M.Si yang di dampingi lurah Margono kelihatan nya antusias dan menyambut baik pengajuan pembuatn irigasi dengan pompa air tenaga surya yang di ajukan oleh kelompok Tani perhimpunan kelompok tani sawah (PKTS).
Dari pengajuan profosal yang telah di ajukan ke dinas Pertanian Pemko Binjai tersebut, direncanakan pembangunan irigasi di ambil dari pengairan berpusat dari aliran sungai bingai bertitik dari samping Rumah Potong Hewan (RPH) milik Pemko Binjai dan di salurkan melalui pipa dengan sepanjang 600 Meter dengan mengunakan pompa air bertenaga surya menuju aliran persawahan yang akan mengairi 400 hektar areal perswahan petani.
Namun dari janji yang telah di ucapkan oleh Walikota Binjai H.MI daham,M.Si kepada Kami beberapa bulan lalu hingga kini janji tersebut tak kunjung ada kabarnya, jangan kan terealisasi, kabar dari Dinas Pertanian Pemko Binjai dan juga Lurah Cengkeh Turi Margono hingga kini tak jelas. Dan janji tersebut hanyalah merupakan hisapan jempol belaka untuk menyenagkan hati rakyat.
Sementara kita ketahui Pemerintah mencanakan agar pemerintahan Daerah meningkatkan produktifitas swadaya beras dengan meningkatkan program-program pertanian, nah ….di Kelurahan Cengkeh Turi ini biasanya petani bercocok tanam padi dengan cukup curah hujan akan berpenghasilan padi di perkirakan 1.5 ton perhektar nya, namun di karenakan kurang nya air yang terkendala irigasi yang tak memadai, maka Kami masyarakat petani kini gagal panen, dan untuk kedepan Kami mengharapkan Walikota Binjai dapat segera merealisasikan dalam membantu pembuatan saluran irigasi dengan pompa pembangkiy air tenaga surya yang sebelum nya telah berjanji kepada kelompok Tani perhimpunan kelompok tani sawah Kelurahan Cengkeh Turi. (Bar)

Filed in: Daerah, Pertanian dan Pangan, Sumatera Tags: 

Get Update

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

© 8576 Inspirasi Bangsa. All rights reserved.