Comments Off

Pendapatan Petani Karet Turun 50 % Di Murung Raya

Ist

Ist


PURUK CAHU, Inspirasi Bangsa (2/8)— Anjloknya Harga komoditas Karet di Kabupaten Murung Raya (Mura), Provinsi Kalimantan Tengah sepekan terakhir mengakibatkan pendapatan Petani Karet di wilayah setempat juga turun hingga 50 %. Harga Karet saat ini di Pedalaman Sungai Barito itu anjlok hingga menyentuh angka terendah Rp. 5.000,- per kilogram. Padahal pekan sebelumnya harga masih berkisar Rp. 8.000,- sampai Rp. 10.000,- per kilogram. Salah seorang Petani Karet-Udin kepada Wartawan pekan ini di Puruk Cahu mengatakan bahwa harga Karet terus menurun sejak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu hingga memasuki bulan Puasa Ramadhan 1434 Hijriah. Menurut Udin bahwa harga Karet saat ini sangat tidak sebanding dengan harga kebutuhan pokok yang terus melambung tinggi. Namun meskipun harga anjlok dan pendapatan menurun hingga 50 % Karet terrpaksa dijual, untuk menambah stok bebutuhan pokok keluarga sehari-hari selama bulan Ramadhan yang saat ini sudah menipis. Selain itu sekali-kali juga untuk membeli makanan dan minuman lebih untuk sahur dan berbuka puasa. “Selama bulan Puasa ini, kita sekali-kali juga membeli makanan yang lebih (special) untuk Sahur dan berbuka puasa” ucap Udin. (Lind)

Filed in: Daerah, Kalimantan Tags: 

Get Update

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

© 2014 Inspirasi Bangsa. All rights reserved.