Comments Off

Persoalan Tenaga Kerja Disoroti

Ist


TALIWANG, Inspirasi Bangsa (17/7)— Komisi I DPRD Sumbawa Barat bidang hukum, pemerintahan dan tenaga kerja (Naker), menyoroti kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbawa Barat.
Instansi ini dinilai lamban menyelesaikan berbagai kasus ketenagakerjaan, utamanya persoalan terkait keresahan di kalangan pekerja tambang.
“Tahun ini progress kinerja mereka lamban. Hanya ada beberapa kasus tenaga kerja yang mereka bisa selesaikan. Sementara banyak kasus PHK dan PKB sedikit dapat dituntaskan,” kata Syafruddin Deny anggota komisi I DPRD, Selasa.
Penilaian komisi itu diketahui berdasarkan evaluasi sepanjang tahun ini. Pihaknya bahkan telah menyampaikan kritik yang keras terhadap kinerja Disnaker dalam pandangan akhir fraksi menanggapi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati belum lama ini.
“Kita sudah punya catatan rapor merah Disnaker. Nanti siap kita sampaikan dalam rapat kerja dengan pemerintah,” tambah Deny lagi.
Kasus PHK dan perselisihan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) kerap menjadi masalah tersendiri belakangan ini. Isu ancaman PHK bagi karyawan Newmont menyusul krisis keuangan yang menimpa otoritas pemilik Newmont dunia memicu keputusan pengurangan karyawan.
Ini kata Deny semakin memperparah masalah tenaga kerja, padahal masih banyak persoalan tenaga kerja lain yang belum tuntas.
Tidak hanya itu, penerapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral (UMS) yang belum jelas menambah carut marutnya masalah tenaga kerja.
“Harus ada tindakan cepat dan menyeluruh. Kepala daerah harus punya catatan khusus bahkan harus bisa menjatuhkan saksi keras kepada SKPD yang khusus menangani tenaga kerja ini jika memang kinerja lamban,” demikian, Syafruddin Deny.(ras)

Filed in: Bali & NT, Daerah Tags: 

Get Update

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

© 2014 Inspirasi Bangsa. All rights reserved.