Comments Off

Workshop Standar Akreditasi Rumah Sakit versi 2012

Ilustrasi

Ilustrasi

Aceh, Inspirasi Bangsa (13/12) – RSUD Langsa adakan Workshop Standar Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012 bertempat di Aula RSUD setempat, Kamis (12/12).

dr Herman selaku Direktur RSUD Langsa mengatakan, Akreditasi Rumah Sakit adalah pengakuan yang diberikan oleh Pemerintah kepada Rumah Sakit karena telah memenuhi standar yang telah ditentukan dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit.

Dalam Undang-undang No.44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit pasal 40 menyatakan Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan Rumah Sakit wajib dilakukan akreditasi secara berkala minimal 3 (tiga) tahun sekali.

Adapun Peserta dalam acara ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu Kelompok A dan Kelompok B, dengan pembicara dr. Firdaus Sai Sohar, Sp, Rad mendapatkan materi tentang Perubahan Paradigma Akreditasi, Akses Pelayanan dan Kontinuitas Assesmen Pasien, Pelayanan Pasien Serta Pelayanan Anastesi Bedah.

Dr. Bambang Irawan MSc Menyampaikan Tentang Sasaran Keselamatan Pasien, Hak Pasien dan Keluarga, Manajemen Penggunaan Obat, Kualifikasi Pendidikan dan Staf.

Dr. Tri hastuti, MS, SpOk dengan materi Peningkatan Mutu dan Pelayanan Pasien, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, Tata Kelola dan Pengaturan, Manajemen Fasilitas Keselamatan.

Sedangkan Lanasari, Skp, MKep mengenai masalah Pendidikan Pasien dan Keluarga, Sasaran Program MDGs, dan Manajemen Komunikasi dan Informasi serta persiapan keluarga.

Workshop tersebut dilaksanakan selama 2 hari tanggal 12 – 13 Desember 2013, diikuti oleh 60 peserta terdiri dari tenaga medis dan para medis yang bertugas di RSUD Langsa.

Sementara itu Walikota Langsa Usman Abdullah mengatakan menyambut baik kegiatan WorkshopStandar Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012 ini dan berharap para peserta nantinya benar-benar dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius.

Berkaitan dengan pelayanan RSUD Langsa selama ini Usman Abdullah berharap untuk terus ditingkatkan agar hal-hal yang terjadi berkaitan dengan pelayanan selama ini yang dinilai kurang baik dapat diperbaiki.

“ Sudah sewajarnya sebagai petugas medis maupun non medis dalam memberikan pelayanan kepada pasien dilakukan dengan penuh keiklasan, agar apa yang kita kerjakan menjadi amal kita di akhirat kelak” jelas Usman Abdullah.

Walikota juga berharap hendaknya dalam memberikan pelayanan harus selalu senyum dan ramah kepada pasien. “ Jikalau kita melayani pasien dengan ramah dan senyum, bukan sebaliknya, maka pasienpun diharapkan cepat sembuh” jelas Walikota. (edi anwar)

Filed in: Daerah, Kalimantan Tags: 

Get Update

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

© 2014 Inspirasi Bangsa. All rights reserved.